Makam Tubagus Pangeling

Makam Tubagus Pangeling ( Putera Sultan Ageng Tirtayasa, Banten), Leuwinanggung Tapos Depok 

Sumber:  http://pahlawan-kali-sunter.blogspot.com/  08 Mei 2011 

Terbaring ditengah kerimbunan pohon, di Leuwinanggung, pejuang perang Banten, adik pangeran Purbaya, melawan VOC, terpisah jauh dari keluarga. Sosok pemberani. Bersama pengikutnya : Kyai mas Besot, Wali Nanggung dan lain lain, dimakamkan bersama sama, dipinggir kali Cikeas, episode perang Banten 1682.

  1. Tulisan yang menarik, kunjungi blogku juga ya pak.bu, mas dan mbak!. Tak ada yang lebih menyedihkan dan mengharukan dari kisah Mangir Pembayun, seperti juga ketika saya bersimpuh di makam Pembayun Putri Panembahan Senopati Mataram di Kebayunan Tapos Depok Jawa Barat, bersebelahan dengan makam anaknya Raden Bagus Wonoboyo dan makam Tumenggung Upashanta, kadang sebagai trah Mangir, aku merasa bahwa akhirnya mataram dan mangir bersatu mengusir penjajah Belanda di tahun 1628-29, cobalah cermati makam cucu Pembayun yang bernama Utari Sandi Jayaningsih, Yang dimakamkan di Tapos Depok Jawa Barat Penyanyi batavia yang akhirnya memenggal kepala Jaan Pieterz Soen Coen pada tanggal 20 September 1629, setelah sebelumnya membunuh Eva Ment istri JP Coen 4 hari sebelumnya, kepala JP Coen yang dipenggal oleh Utari inilah yang dimakamkan di tangga Imogiri, Spionase mataram lagi lagi dijalankan oleh cucu Pembayun dan ki Ageng Mangir, informasi buka http://kelompok-tani.com : pahlawan kali sunter.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: